Kegiatan field trip terstruktur ICARE (Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment) Provinsi Sulawesi Utara dilaksanakan di BRMP Serealia Maros. Tim Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara melakukan kunjungan kerja pada Senin (29/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pengelolaan knowledge management sekaligus mendukung pengembangan komoditas jagung sebagai alternatif unggulan selain kelapa di Sulawesi Utara.
Field trip dilaksanakan di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Serealia yang berlokasi di Jalan Dr. Ratulangi No. 274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Selama kegiatan berlangsung, tim BRMP Sulawesi Utara mengikuti rangkaian agenda secara terstruktur untuk memperoleh pemahaman menyeluruh terkait pengelolaan teknologi dan inovasi pertanian serealia, khususnya jagung.
Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pengamatan langsung pada kebun jagung yang berada di area BRMP Serealia. Tim mempelajari berbagai tahapan budidaya hingga pascapanen, termasuk pemanfaatan alat pengering tongkol jagung berbasis tenaga surya dan biomassa. Selain itu, peserta juga mengamati penggunaan mesin perontok, mesin grinding, serta sistem penyimpanan jagung yang diterapkan untuk menjaga mutu dan efisiensi produksi.
Kegiatan field trip secara resmi dibuka oleh Fauziah Koes, SP, MP di ruang pertemuan BRMP Serealia. Fauziah Koes yang menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Layanan Penilaian Kesesuaian dan Pendayagunaan Hasil BRMP Serealia menyampaikan pentingnya pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarlembaga dalam memperkuat sistem modernisasi pertanian berbasis ilmu pengetahuan.
Penyampaian materi teknis disampaikan oleh Miftahulhair Ardan, SP, MP dengan fokus pada penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), Good Agricultural Practices (GAP), dan Good Handling Practices (GHP) pada komoditas jagung. Materi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi BRMP Sulawesi Utara dalam meningkatkan kualitas produksi dan daya saing jagung di wilayahnya.
Selain materi teknis budidaya dan pascapanen, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait desain grafis menggunakan CorelDraw yang disampaikan oleh Haris Hamzah. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam pembuatan media cetak dan materi informasi yang menarik sebagai bagian dari diseminasi inovasi dan penguatan knowledge management di lingkungan BRMP.
Melalui kegiatan field trip ICARE ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara BRMP Sulawesi Utara dan BRMP Serealia dalam pengelolaan pengetahuan, teknologi, serta inovasi pertanian. Hasil kunjungan ini diharapkan dapat diadaptasi dan diterapkan untuk mendukung pengembangan komoditas jagung secara berkelanjutan di Sulawesi Utara.